Sunday, March 20, 2016

Cerpen

"Seperti Senja Yang Tak Bisa Ku Tinggalkan"
Oleh  :   Rizki Nur Azizah

Sebut saja Setyo, pria tinggi berkulit coklat dan berkacamata. Sore itu sepulang sekolah, aku tidak sengaja berteman dengannya lewat akun facebook. Antara kaget dan tidak percaya, baru satu menit yang lalu aku meminta pertemanan. Dengan cepat dia langsung menerima pertemananku. Senang sudah pasti,apalagi ditambah pesan singkatnya yang memuji wajah cantikku. "Ya tuhan, Setyo bilang aku cantik??",kataku dalam hati dengan wajah merah merona kesenangan. Aku bergegas balas pesannya dengan ucapan terimakasih. Sejak saat itu kamipun sering berkomunikasi.
(Juli 2011) Tak terasa sudah satu bulan lebih kami saling kenal. Ada rasa yang tak seperti biasanya di antara percakapan kami. Entah saling memuji atau saling merasakan kenyamanan. Secara tak sengaja kami saling mengungkapkan isi hati. Setyo yang pertama kali memebuka pembicaraan kami senja itu lewat facebook.
"Rahmaa, aku punya sebuah lagu buat kamu deh".
"Laguu? "jawabku penasaran.
"iya, ini lagu favoritku..  karena kamu juga telah membuatku memfavoritkanmu..'hehe"gombalnya.
*let me say this, for one last time".
of all the love and beauty,i have seen.
you're the one my  only one, forever
my lady rose...
sepenggal lirik lagu dia kirimkan padaku, pipiku merah sampai aku tak kuasa menahan senyum dibibirku.
"ooh so sweeetttt,setyo kamu selalu bikin aku tersenyum, terimakasih iaa" ucapku
"ah jangan memujiku seperti itu, aku ingin selalu membuat mu tersenyum: ) .. Karena itu aku mau kamu nemenin aku sampai tuhan yang pisahkan kita nanti" ungkap setyo.
aku benar benar tak menyangka kalau kami sama suka, akhirnya tanpa pikir panjang aku terima saja cintanya, walaupun kami memang belum pernah bertemu bertatap muka.
Pukul 16.00 wib. kami sepakat untuk bertemu pertama kalinya, di sebuah taman tempat biasa aku nongkrong. Hatiku deg degan , gelisah dan seperti orang kebingungan. Bolal balik aku menyisiri rambutku dengan jari. Hingga ku dengar suara motor datang menghampiriku,
"hay, kamu rahma ia?? " tanya setyo sambil berjalan mendekatiku.
Dag dig dug derrr...!!!!!!
seolah olah pecah perasaan ini melihat sosok setyo yang tampan dihadapku.
"i i i iyaaa.. aku rahma, senang brtemu kamu", jawabku gugup dan malu-malu.
Kami pun saling bertanya lebih jauh tentang pribadi masing masing, Tak terasa sudah jam 17.00 wib, kami masih duduk berdua dibangku taman, menghabiskan senja dengan sekotak teh disana. Betapa senangnya hatiku saat itu. Tapi tiba tiba tak sengaja ku baca pesan di handphonya, seorang cewek cantik menanyakan keberadaan setyo dan memintanya untuk menjemput di terminal.Langsung seketikw aku tersentak kaget, ..
"siapa dia?? baru saja kita bertemu, ternyata kamu berhubungan dengan seorang wanita lain? kamu tega!!! kamu jahat!"!"gertakku.
"bukan seperti yang kamu pikirkan rahmaa, dia hanyalah kakakku. " bela setyo.
aku masih tetap tdk percayadengan penjelasan setyo ,sampai aku tak kuat menahan air mataku, lalu aku berlari pergi darinya.
sesampai dirumah aku hanya tinggalkan sebuah peaan padanya,
"aku menyayangimu, tpi tdak dengan seperti itu km perlakukan aku. aq harap km tdk brbohong, buktikan saja." kataku
"baiklah, akan kubuktikan, besok sore aku temui kamu lagi di jam dan tempat yang sama" pintanya
Keesokannya, aku tepati pintanya. tiba tiba dia menariku dan membawa ku pergi ke rumahnya.
dan disana sudah duduk seorang wanita cantik berambut panjang.aku dipersilahkannya duduk. dan mulailah pembicaraan itu,
"kmu rahma ya, pacarnya setyo?? " tanya wanita itu
"iya ,kok mbak tau?? "
"mmmm, begini, mba cuma mau jelasin aja, kalo yang kmarin sms setyo minta djemput itu mbak, aku kakangnya setyo".
deg, malu bukan kepalang saat kakangnya mengatakan hal itu sambil menyodorkan hp nya sebagai buktinya... (duuuhhh,,aku malu)
"oh ya ampun ternyata itu mbak, maaf mbak aq tidak tau, dan aku tidak percaya sama setyo soalnya aku benar2 cemburu buta saat itu".
" enggak apa2 kok, yg pntng km sm setyo baikan lagi yaa ?".
pasti mbak jawabku.
Akhirnya aku minta maaf sama setyo atas kesalah pahamanku yang kemarin.
"maafkan aku sayang,  aku hanya takut kehilangan kamu sebagai penyamangat ku".
"iya sayang tak apa.. kamu percaya sama aku yaa, kalo cuma kamu yg aku sayang".
didekapnya aku dengan kedua lengannya, Begitu nyaman dan tenang perassaanku saat dipeluknyasekali, sejak saat itu kami menjadi sepasang kekasih yg berjanji untuk sllu bersama sampai akhir yg memisahkan. .Kisah kami pun terus berjalan sampai saat ini tahun 2016. Banyak sekali rintangan, suka dan duka yg begitu menguras hati dan pikiran. apalagi kami hanya bersama selama satu tahun,. dia pergi ke luar kota untuk meneruskan kuliahnya, kami pun jd pasamgan LDR. semakin banyak ujiannya ternyata, tapi kami tetap kompak walaupun juga sering marah marahan. wajar sih namanya juga LDR. Kesepian.
Setiap sore saat rindu setyo, aku selalu menatap senja seperti saat pertama berjumpa. Aku ceritakan pada senja tentang segala perasaan ku.  karena senja saja yg menemaniku saat setyo tak disampingku, kulukis wajahnya di bentangan mega mega.. ku nikmati setiap gurat cahaya jingganya.  sampai aku tak bisa meninggalkan senja saat membayangkan kedatanganmu. Bahkan ketika senja berlalu aku tetap merindukanmu pulang disampingku. Untuk dudukk bersama menikmati senja bersama. aku paham akan itu, bahwa aku mencintamu sepertk senja yang mempesona. Dan apakah kau tahu?
Senja adalah saat terbaik menceritakan kisah rindumu pada dunia.sebab disana akan kau temukan jawaban diantara angin dan pejaman mata.

Dan dia adalah senja sejatiku.

No comments:

Post a Comment