Sunday, March 20, 2016

Cerpen

Sahabat
Oleh : Ratih Gayatri

“Nan, Nannn, Nannnn!!!” seru Amel, Nanda dan Amel adalah dua orang sahabat yang tak pernah lepas. Mereka berdua adalah sahabat sejak mereka menduduki bangku sekolah dasar. Jadi sudah tidak heran jika mereka sangat lengket seperti lem. Saat ini Amel dan Nanda bersekolah di SMA yang sama, mereka baru masuk ke sekolah menengah atas yang cukup terkenal di kota Bekasi. “Apa sih mel? Santai aja manggilnya” geram Nanda. “Ayo buru udah telat ini” kata Amel sambil menunjuk jam dinding yang ada di rumah Nanda.

         Nanda pun secepat mungkin memakan sarapannya dan mengikat tali sepatunya. “Yuk Mel” seru Nanda. Hari ini adalah hari dimana diadakannya penampilan dari setiap ekstra kulikuler yang ada di SMA mereka. Nanda pun tertarik dengan ekskul Dance sedangkan Amel memilih untuk tidak ikut apa-apa. Setelah pertunjukkan selesai Nanda segera mendaftar ke stand dance “Mel ikut yuk kan kita dulu pernah ngedance, walaupun di kamar gue doang hehe” seru Nanda sambil merengek kepada Amel. Lalu dengan malas Amel berkata “males ah gue belom siap terkenal di sekolah ini” sambil melepaskan tangan Nanda dan tertawa.

     Eskul dance ini memang ekskul terbaik di SMA Nanda dan Amel. Singkat cerita Nanda pun diterima di eksul dance, setiap hari sabtu ia selalu latihan dan tidak berapa lama ia mendapatkan teman-teman yang bisa dibilang cukup eksis di sekolah ini. Sehingga Nanda dan Amel pun jarang bersama. Amel pun bingung dengan perubahan sikap Nanda yang cukup drastis, karena saat Nanda bersama teman-teman dancenya  berpapasan dengan Amel ia hanya tersenyum dan tidak berkata apa-apa tidak seperti dulu. Didalam kelas pun Nanda memilih untuk pindah tempat duduk bersama Carla teman satu ekskulnya dengan alasan ia hanya ingin membicarakan masalah ekskul.

     Amel pun sedih melihat sikap Nanda sehingga suatu hari Amel kerumah Nanda dan berbicara “Nan kenapa sih kok semenjak lo ikut ekskul dance lo jadi berubah sikap gitu ke gue?” mata Amel pun sudah mulai berkaca-kaca. “Berubah gimana mel gue masih Nanda yang dulu kok, gue sama mereka itu cuma ngebahas soal ekskul aja” kata Nanda sambil melihat air mata Amel yang mulai menetes “Tapi kenapa waktu kita papasan lo cuma senyum ke gue?” lalu Nanda pun menjelaskan “Sorry ya Mel mungkin gue terlalu sibuk sama mereka jadi pas ketemu lo gue cuma senyum aja, maaf juga kalo sejak ikut ekskul dance gue jadi jarang sama lo. Sorry ya mel, ayo kita mulai persahabatan kita dari awal lagi gue janji sebisa mungkin gue bagi waktu antara lo dan mereka. Jangan gara-gara salah paham persahabatan kita malah rusak” kata Nanda yang ternyata juga sudah mulai berkaca-kaca. Lalu Amel pun mengangguk dan berkata “Nan sorry juga ya bukannya gue nggak ngedukung lo tapi gue Cuma nggak mau kehilangan sahabat gue dari gue masih orok”.

    Nanda pun tersenyum dan mereka mulai untuk bersama lagi. Keesokannya di sekolah Nanda dan Amel pun mulai terlihat bersama lagi. Memang banyak hal atau masalah yang mungkin itu sepele namun dapat menghancurkan persahabatan. Jadi, tetap jaga persahabatanmu dan dukung dia apapun keputusannya dan satu hal lagi jika sahabat mulai berubah mulailah untuk berbicara, karena itulah yang dinamakan Sahabat saling terbuka dan tidak ada rahasia diantara sahabat. Ceritakanlah selagi ia bisa dipercaya dan beritahulah dia jika dia sudah mulai berubah.

No comments:

Post a Comment